Minggu, 10 Juli 2016

Stupid Ending of Reply 1988

Selama blog ini dibuat, rasanya belum sekalipun aku menulis review drama korea yang aku tonton. Tapi untuk drama yang satu ini, jariku gatal ingin menulis dan mengeluarkan uneg-uneg yang membuat aku sakit kepala setelah melihat Ending Reply 1988.

Dari tiga drama seri Reply yang ditulis oleh Lee Woo Jung, sebelumnya hanya Reply 1997 yang baru aku tonton. Jujur saja, peran Ryoo Joon Yeol dalam Lucky Romance yang membawaku menonton Reply 1988. Pemeran utama di drama Lucky Romance ini bagiku adalah wajah baru. Tidak ganteng, matanya terlalu sipit, tapi kok ya aktingnya bikin aku pengin nonton dramanya yang lain.


Aku coba tonton episode 1 dan 2, ternyata sudah jatuh hati. Tak salah lagi, tetap jatuh hati dengan karakter Jung Hwan dan Duk Sun. Dari awal memang sepertinya dua karakter ini yang pantas menjadi pasangan suami istri yang sedang diwawancai di masa depan dalam tampilan-tampilan beberapa episode. Terlebih, sudah merasa ikut nelangsa dan frustasi dengan beberapa kesalahpahaman hubungan Jung Hwan dan Duk Sun.  Seperti kemeja Pink yang dipakai oleh Jung Bong, lalu langkah mundur Jung Hwan ketika mendengar pengakuan Taek yang ternyata juga menyukai Duk Sun, Telatnya langkah Jung Hwan ketika ingin mengejar Duk Sun di sebuah konser dan akhirnya didahului Taek, dan lagi-lagi Jung Hwan kalah cepat dari Taek ketika ingin menenangkan Duk Sun yang duduk sendiri setelah melihat hasil konseling sekolahnya.
Dan beberapa adegan yang membuatku jatuh hati dengan karakter mereka.



Tapi di episode 19, penulis memutar balik cerita dengan drastis, pasangan Jung Hwan dan Duk Sun yang diharapkan berakhir sebagai suami istri yang sedang diwawancari pada tahun 2015, ternyata harus berakhir tragis. Lee Woo Jung, sebagai penulis Reply 1988 membuat keputusan yang membuatku dan tentu banyak penonton lain kecewa berat dan merasa semakin frustasi. Misteri soal siapakah yang menjadi suami Duk Sun dalam wawancara tersebut akhirnya terjawab. Penulis memutuskan Taek, seorang Baduk player yang juga sahabat mereka sejak kecillah yang menjadi suami Duk Sun. *ufff tarik nafas panjang.

Mengapa harus kecewa karena Duk Sun berakhir dengan Taek?
Oke, baiklah. Dari awal, Peran Jung Hwan memang digiring sebagai satu-satunya sahabat Duk Sung yang tidak pernah sepaham dengannya, mereka selalu bertengkar, dan dingin satu dan lainnya. Tapi walau hubungan mereka seperti Tom dan Jerry, sutradara juga sudah mengarahkan penonton untuk bisa melihat bahwa tatapan Jung Hwan pada Duk Sun punya arti yang berbeda.

Ada apa dengan Taek?
Taek justru adalah sahabat Duk Sun yang paling dekat dengannya. Taek adalah sahabat kesayangan mereka ber-empat yang perlu dijaga, dan dilindungi. Taek yang sejak kecil selalu bergantung dengan Duk Sun, terlihat justru seperti adiknya.

Bagaimana dengan Jung Hwan?
Jung hwan yang dalam dingin wajahnya, diam-diam selalu memberikan Duk Sun perlindungan, seperti ketika mereka berada di dalam Bus, memastikan Duk Sun tidak kehujanan, Mengalah pada Taek, dan sebagainya yang semakin membuat aku frustasi setelah melihat ending yang ditawarkan penulis.  *Lagi-lagi tarik nafas.

Yes yess... sampai sekarang aku masih meresa ini adalah stupid ending, Tapi aku akan delete endingnya dalam ingatan...

Sekarang aku hanya ingin mengenang hubungan Jung Hwan dan Duk Sung di blog ini, semoga membuat sakit kepalaku berkurang ya.

Ini adalah beberapa adegan dan petunjuk mengapa banyak penonton berharap bahwa merekalah yang berakhir bersama.


Jung Hwan dan Duk Sun in memory




Petunjuk-petunjuk yang mengarahkan Jung Hwan sebagai suami Duk Sun

Petunjuk pertama: 
Firts Snow


Petunjuk Kedua:
Endless Orbit


Petunjuk ketiga:
Picture


Petunjuk keempat:
Awkward Dance


Petunjuk kelima:
No Eul x Jung Hwan Approach


Petunjuk keenam:
In Denial Compliments 



Petunjuk ketujuh
Comic Book






11 komentar:

  1. Hehehe bnr bnr.. berharap junghwan jadi suaminya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iyaa.. Apalagi tipe tipe kaya Taek ini tipe terlalu baik, bukan tipe kesukaannya penonton

      Hapus
  2. Mbaknya telat nonton reply 1988 ya... Hihihi. Yang ditulis mbak ini idem dengan unek-unek saya pas ngikutin sinopsisnya. Hadehhh...bener-bener stupid ending banget. Masa' iya karakter bawaan bisa berubah begitu saja? Taek yang kalem, kayak kecewekan, yang selalu akur dengan DS pas dewasanya jadi laki banget, kayak tom n jerry, dan cuek? Hehe, kalau kata saya mah, terlalu memaksakan banget. :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betulll... Ini juga nonton karna sedang ngikuti lucky romance.
      Padahal udah lucu cerita dari awal... Endingnya bikin nyesek.

      Hapus
    2. Betulll... Ini juga nonton karna sedang ngikuti lucky romance.
      Padahal udah lucu cerita dari awal... Endingnya bikin nyesek.

      Hapus
  3. Isni berhenti nonton ditengah cerita Kak, endingnya gitu ya. Gajadi lanjut nonton deh 😂

    BalasHapus
  4. HAHAHAHA. Aku sebel banget kak sama reply 88. Padahal banyak banget clue yang mereka itu emang jodoh. Taek emang cakep makanya banyak banget team taek yang ngatain teamnya junghwan sampe perang di soompi. Tapi gimanapun diliat duk sun emang klop sama junghwan. Pas nntn RJY live di V app ttg reply88 ini, dia juga kecewa dg endingnya #teamjunghwangariskerasyangsakithati :D

    BalasHapus
  5. Yupsss... saya juga awalnya mengira jung hwan yang bakal jd suaminya. Ternyata taek gpp dah... park bo guem culun banget d stu beda banget karakternya dgn drakor barunya moonlight drawn by clouds

    BalasHapus
  6. Ternyata penggemar drama korea juga ya?
    Apa drama korea yang paling menarik untuk bulan september 2016 ya?
    terima kasih dan salam kenal Mbak

    BalasHapus
  7. Aku belum nonton film ini, tapi katanya bagus banget ceritanya. Endingnya juga jauh dari perkiraan.

    BalasHapus
  8. katanya ceritanya bagus banget ya?
    sayang aku belum nonton film ini..
    liburan tahun baru nanti aku nonton deh..

    BalasHapus