Kamis, 16 Juni 2016

Program Ramadhan "Buat tabelnya, Pakai angka, Konkrit, dan Laksanakan!"

Ayahnya lagi di Bandung, Mamanya juga berhalangan sholat. Tarawih harus tetap terlaksana, ya kan Nak.
Awal sebelum puasa, kami berdiskusi ringan tentang target capaian ramadhan kali ini. Tak usah aku, tak usah pula ayahnya yang aku ceritakan. Tapi dua krucil ini.
Kukatakan, "Mama baru mendengar tausiah seorang ustadzah beberapa waktu lalu. Katanya; Jika ingin punya pencapaian yang lebih baik, jangan cuma niat aja. Tapi buat tabel dan angka secara kongkrit. 
Kalau mau tilawah, berapa kali khatam?
Kalau mau sedekah dan infak, tulis nominalnya di tabel.
Kalau mau murojaah, targetkan berapa persen dari jumlah hafalan.
Ingin menambah hafalan? Tulis jumlah juz nya.
Buat tabelnya, pakai angka, konkrit, dan laksanakan!"

"Kita? Harus nya bisa kan?" Sambungku. "Biarpun bukan ber Juz-Juz... Tapi bisalah kita bikin target. Gimanaaa???? Bisaa??"
"Bisa, bisa." Kata Hamdi Ringan.
"Mama tanya satu-satu yaaa. Hamdi target khatam selama ramadhan, sanggup?"
"Sanggup." Kata Hamdi.
"Berapa kali?" Lanjutku.
"Satu kali lah, kan udah 1 juz juga itu 1 hari. Hamdi biasanya 2 lembar sehari pun."
"Oke. Sanggup ya 1 juz sehari dan akhir ramadhan bisa khatam. Kalo Ahza, target berapa juz selama 1 bulan?" Sama Ahza tak kutanya khatam, tapi berapa banyak Juz saja.
"Berapa yaaa... 1 lembar sehari berarti berapa juz sebulan yaa.." Jawab ahza.
"Yaaahhh.. Kalau 1 lembar sehari, nggak ada bedanya dong sama hari biasa. Katanya ramadhan harus bisa lebih lebih lagi." Kataku.
"Ya udah, 3 lembar deh."
"Oke. Berarti 1 bulan bisa dapat 9 juz ya."
"Sekarang lanjut ke target surat tambahan buat dihafal... Nggak usah berapa juz ... Berapa surah aja .... Bla bla bla bla bla.." dan seterusnya
Walau, masih diingatkan, alhamdulillah, program ramadhan buat 2 krucil ini masih berjalan lancar sampai hari ini.
Mungkin yang masih ada bolong-bolongnya adalah "tahajud" dan baca "alma'surat"
Nb: Ketika di poto, Ahza baru aja nangis gara-gara waktu sujud kepalanya tersenggol Bang Hamdi, jadi hidungnya sakit 😅😅😅

1 komentar: