Minggu, 10 Januari 2016

Mencari Sekolah Lanjutan Untuk Hamdi

"Mencari Sekolah Untuk Muhammad Hamdi Kurnia Rahman"

Malam. Tiba-tiba kembali bingung memasukkan Hamdi ke sekolah lanjutan yang mana. Awalnya, Ayah Hamdi menyarankan untuk masuk pesantren. Hamdi oke oke saja. Tapi aku berat.
Nah, Oke oke sajanya Hamdi ini, kalau aku baca sih, karena dia ingin menuruti keinginan kami. Bukan karena dia yang minta.

Walau Berat, tetap akhirnya survey salah satu pesantren yang jadi incaran, di perbatasan Bogor dan Sukabumi. Pesantren Al-Kahfi namanya (http://www.pesantrenalkahfi.com/home).



Tiba disana, iwoww, udaranya segar betul. Pesantrennya juga berada di dataran tinggi. Bangunannya, mulai dari mesjid, sekolah, dan asrama cukup rapi. Kira-kira jarak dari depok sekitar 2 jam tanpa macet, kalau dengan macet ya lumayanlah ya.

Untuk biaya masuknya, Al Kahfi menetapkan biaya yang cukup terjangkau dan masuk akal bagi ukuran mondok/asrama/boarding. yaitu:
1. Formulir pendaftaran : 350.000
2. JIka lulus akan membayar uang pangkal sebesar:  Rp 15.050.000.-
    SPP bulanan: 1.350.000.-(Untuk Uang Sekolah, Asrama, dan Makan dan Bonus Laundry Tahun Pertama)
Catatan : Laundry tahun pertama gratis, sedangkan tahun ke-2 dan ke-3 jika mau laundry bayar lagi.
3. Uang kegiatan untuk tahun ke-2 dan ke-3 akan ditarik lagi.

Beberapa bulan setelahnya, Hamdi mengenal Panahan. Olah raga yang ternyata sangat dia sukai. Hamdi mulai ragu, karena takut kalau masuk pesantren tidak bisa melanjutkan memanah. Kalau Hamdi ragu, aku lebih ragu lagi. Karena pada dasarnya, aku memang masih berat kalau harus berjauhan sekarang ini.
Aku tanyakan ke Hamdi, "Kalau dari hati Hamdi yang paling dalam, Hamdi inginnya sekolah di pesantren atau diluar?"
Dia diam, lalu bilang "Yang mana aja nggak papa."
Aku tanya lagi, "Coba abaikan saran Ayah sama Mama, kalau Hamdi pengennya gimana."
"Kalo Hamdi Di MTSN aja gimana, Ma? Biar Hamdi masih bisa ikut panahan."
Aku senyum, dan aku iyakan. Malamnya aku kabarkan ke ayahnya kalau Hamdi sebenarnya berat masuk pesantren.

Ayah Hamdi tidak masalah. Asal Hamdi bisa mandiri dengan tilawahnya, belajarnya, dan hal-hal yang menyangkut dirinya sendiri.
Kalau aku, ya lega. Tadinya aku setuju hanya karena Hamdi 'Oke' ketika kami tanyakan dan ceritakan tentang pesantren (kan emak babenya juga anak pesantren). Tapi kalau dia sudah ragu, tentu aku lebih ragu dan berat kan.

Dan lalu, aku mulai survey beberapa sekolah mulai dari MTSN dan SMPIT. Sekolah yang aku Survey adalah:
1. Mtsn Al Azhar Asy Syarif Jakarta Selatan.
2. SMPIT Ummul Quro Depok.
3. SMPIT Darul Abidin Depok.

Mengapa tiga sekolah itu?

Yang pertama tentu lokasi. Untuk MTsn, berbicara tentang madrasah tsanawiyah yang bagus dan terjangkau lokasinya dari rumahku adalah MTsn Al Azhar Asy Syarif dan Mtsn 4 Jakarta Selatan. Tapi aku belum Survey yang MTsn 4.
Mengapa MTsn? Karena Aku sudah pernah merasakan bagaimana anakku sekolah di MIN waktu di Banda Aceh. Dan lalu pindah ke SDIT Ummul Quro, Depok tahun lalu.
Sekolah Madrasah, baik itu MIN, MTsn, dan MAN, sekarang ini sudah bagus dan berkualitas. Walau Negeri, tapi fasilitas, input, dan outputnya cukup/sangat bagus.

Kemudian SMPIT Ummul Quro dan Darul Abidin Depok. Nah yang ini Swasta. 2 SMPT IT ini adalah sekolah yang sangat terjangkau dari tempatku. Jaraknya sangat dekat.
Berikut ini biaya masuknya:

Ummul Quro:
uang pendaftaran: 450.000. Alumni SD: 350,000
Jika lulus,
- Uang masuk/Pangkal: Rp 20.500.000. Alumni mendapat potongan 2 juta.
 - SPP, ini aku belum tahu. Kalau SD nya waktu Hamdi masuk, Rp 750.000 (sudah makan siang), kabarnya tahun setelahnya ada kenaikan lagi.
- Uang kegiatan: Setiap tahun, nominal ditentukan menjelang akhir ajaran. (sebagai gambaran, SD nya kurleb Rp 1.350.000 setiap tahun)
- Ekskul: antara 300 ribu-650 ribu per semester (tergantung ekskul yang diambil)
- Punya kesempatan beasiswa bagi yang berprestasi dalam beberapa olimpiade, perlombaan, nilai, dan hafalan.

Program unggulan: Tahfizul Qur'an

http://smpit.ummulqurodepok.com/

Darul Abidin:
- Uang pendaftaran: Rp 300.000
- Uang pangkal/masuk: Rp 21.500.000
- SPP bulanan: Sekitar 1 juta-an (termasuk makan siang, uang kas kelas, dan kas komite).
- Tidak dipungut dana kegiatan lagi tiap tahun.
- Dana lain, adalah biaya ekskul per semester

Visi dan misi: Islamic Character, Holistic Education, Engaging and joy learning
*Masuk dalam 10 sekolah dengan rata-rata Nilai UN tinggi. (SMP/MTs)

http://www.darulabidin.com/

Selain 3 sekolah itu, Hamdi tertarik dengan SMPN-2 Depok. Tapi kalau mau masuk sini, maka Nilai UN nya harus minimal 28 atau rata-rata 9,5. #Hadeeeehhh

Malam ini, tiba-tiba dia kembali ingin masuk pesantren. Gara-garanya, tadi dia bercerita tentang 5 menara dan Pondok Pesantren Gontor.
Malah maunya masuk pesantren Gontor. Haduuhh Naakk, Jangan yang jauh dululah yaa. Ntar aja pas kuliah baru yang jauh-jauh. Nyari beasiswa keluar negeri sekalian.



BELANJA GAMIS DAN MUKENA CANTIK, HANYA DI WWW.AHZAAUFA.COM



12 komentar:

  1. Sampe sedetail itu ya kak cari info tentang sekolah :D

    BalasHapus
  2. banyak banget info yg harus diketahui yah

    BalasHapus
  3. Yudi Kurniawan24 Maret 2016 13.38

    di tunggu ulasan selanjutnya tentang sekolahnya kak

    BalasHapus
  4. Hmm, kalo ga salah tahun ini UQ dapet nilai UN tertinggi ke-2 se Depok, 38,9. Sama kayak tahun lalu. Cuma tahun lalu tertinggi ke-5 mba :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. betul, tapi kalau nilai rata-rata tertinggi peringkat 10. Darbi peringkat 5.

      Hapus
  5. Assalamualaikum.um.. klo sekolah al azhar asy syarif nya ada info gk?

    BalasHapus
  6. Assalamualaikum.um.. klo sekolah al azhar asy syarif nya ada info gk?

    BalasHapus
    Balasan
    1. waalaikumsalam, maaf mbak saya baru lihat komentarnya.
      Alazhar asy syarif biasanya dibuka test nya secara online. mungkin bisa dicek websitenya langsung secara rutin supaya nggak ketinggalan.
      Untuk masa anak saya, ada teman-temannya yg ikut mendaftar. beberapa lulus, beberapa nggak lulus.
      spp kalau nggak salah sekitar 450 rb. uang pembangunan dibawah 10 juta

      Hapus
  7. Assalamualaikum, sekarang anaknya masuk smp nya dmn mbak?smpit darul abidin gimana bagus gak mbak?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Waalaikumsalam, maaf baru lihat komentarnya bun.

      Anak saya sekarang di SMPIT Darul Abidin. Alhamdulillah, menurut saya bagus dengan sistem belajar yang lebih banyak project, presentasi, dan lain2. ujiantertulis hanya pada saat UTS atau ujian akhir saja. ujiah mid dan hariannya selalu project.

      Hapus
  8. mba, untuk sekolah SDIT nya ummul quro bagus ngga? apa ada fasilitas antar jemput? terima kasih

    BalasHapus