Sabtu, 22 Februari 2014

Mutasi Part 2 (Tentang Kenangan)

Nyambung lagi sambil nonton serial detektif Jepang 'Fukuie Keiboho" di dramania. Drama ini menarik juga. Yang namanya serial detektif itu memang gak ada matinya. Bedanya serial ini dengan seri detektif lain, yang ini terdakwanya udah dikasih tau duluan ke yang nonton. Kalo detektif conan kan kudu dirahasiain dulu.. Trus dikumpulin semua orang... Dan lalu...Jreng jreng..."Kamulah pembunuhnya!" Kata detektif kogoro tidur.
Lah, apa hubungannya serial detektif sama judul posting??? Gak ada. Cuma sekedar intro aja. Kayak lagunya Shinee boyband Korea yang judulnya "Dream Girl", intronya juga gak nyambung-nyambung amat sama badan lagu. Tetep aja tuh lagu banyak yang minat =))
Nah, apa pula hubungan Shinee sama judul posting??? 
"Gak ada."

Kalo gak dibatasi, bisa-bisa postinganku bakal melebar ke EXO, Dan lain berkepanjangan. Berhubung emak berkepala 3 ini suka banget komik detektif dan segala hiburan Korea, kayaknya mesti dikasih tanda titik (.) buat berhenti bikin intro yang bikin geleng geleng kepala.

*****
Desember 2005

WAROENG MULTIMEDIA namanya. Ide awal berasal dari teman suamiku yang juga punya modal di usaha ini. Kenapa namanya begitu? Karena konsepnya, di waroeng ini segala hal berbau multimedia akan diperkenalkan. Mulai dari stock film kalau sewaktu-waktu koneksi sedang off, sampe stock lagu terbaru (dulu yang dua ini masih butuh bantuan warnet). 

WAROENG MULTIMEDIA (WM) berdiri (gak pake megah) hanya, satu toko tapi dengan fasilitas yang lebih meyakinkan dari warnet standar yang ada. Dulu belum banyak warnet sih. Pesaingku di Darussalam cuma ada 3 warnet, itu juga yang satu tutup tak lama setelah aku buka warnet. Karena WM? Kataku sih nggak. Tapi karena warnet tersebut memang sudah kurang peminat dari sebelum aku buka warnet.
Warnet ini sebenarnya nggak 100% modalku. Didalamnya juga ada modal teman suami. Laba dibagi berdasarkan persentase modal.

Selasa, 11 Februari 2014

Mutasi Part 1 (Tentang Perasaan)

Suami mutasi, ada perasaan bangga karena beliau dipromosikan, tapi perasaan sedih juga tak hilang. Ntahlah... yang aku sedihkan ini bercampur. Mulai dari kenangan selama 8 tahun di Banda, dari memulai usaha 8 tahun lalu... Sampai menutupnya dua bulan lalu. Kemudian membangun kenangan bersama keluarga di berbagai tempat yang sering kami kunjungi. Kenangan bersama mantan-mantan pegawaiku. Persahabatan bersama FLPers, yang kukenal sejak 2010. Lanjut, harus memisahkan anak-anakku dari teman-teman sekolahnya. Dan... Rumah ini, rumah toko ini. Rumah toko yang sudah kubeli dari hasil kerja keras kami. Rumah toko yang akhirnya kutempati sejak setahun lalu, rumah toko yang didalamnya sudah kurenovasi sedikit demi sedikit agar anak-anak merasa ini adalah rumah, bukan toko. Rumah toko yang sudah sangat nyaman kami tinggali ini.... Harus kujual.