Kamis, 29 November 2012

DAPURKU DAN MODENA


            Tujuh tahun lamanya tinggal disebuah rumah toko yang disewa untuk kutinggali dan kujadikan tempat usaha di Banda Aceh ini. Layaknya rumah sewa, tak banyak yang bisa kuperbuat dengan ruko ini. Aku, suami dan dua anakku tinggal di lantai dua. Ukuran toko yang 4x16 meter tak membuat banyak ruang. Apalagi, anak-anak sudah harus punya kamar sendiri. Ruang yang tersisapun tak cukup untuk menyusun barang. Hingga, aktifitas berkumpul keluarga lebih banyak kami habiskan di kamar utama termasuk anak belajar, mengaji, bersenda, dan terkadang makan.
            Layaknya rumah toko yang disewa, dapurkupun sama tak indahnya. Hanya ada sebuah meja yang kami buat dari kayu sisa sekat kamar dan sebuah upeti besar yang terbuat dari kayu untuk kujadikan tempat menaruh kompor. Ditambah lagi, lantai dua tak diberi keramik oleh yang punya toko, jadi hanya beralaskan semen biasa. Dapur yang seperti ini membuat kegiatan memasakku taklah begitu menyenangkan. Padahal, sebenarnya aku ingin sekali bereksplorasi masakan dan kue, tapi dapurku bikin tak berselera memasak. Akhirnya, aku jadi lebih sering beli lauk diluar dan kamipun lebih sering sakit.


            
            Setelah tujuh tahun tinggal di ruko, akhirnya kami bisa memiliki tempat tinggal sendiri. Walau tempat tinggal yang kami beli itu berbentuk dasar sebuah ruko juga, tapi karena sudah milik sendiri dan tak kujadikan tempat usaha, ruko itu kurenovasi sedikit dalamnya layaknya rumah. Kebetulan sebelum kuniatkan untuk tempat tinggal, ruko itu pernah kubuat usaha "internet & cafe", jadi beberapa perabot dan design barnya tak kurubah. Apalagi meja barnya cukup bagus. Meja bar yang letaknya dekat tangga kujadikan dapur sekaligus meja bar dan tempat makan santai.
            Berbeda dengan rumah yang kutinggali sekarang, lantai satu tak lagi dibuat usaha, maka lantai satu kupermak menjadi ruang tamu, perpustakaan, dan dapur sekaligus bar. Jadi, rumahku tak lagi menyempit seperti tempat yang kutinggali sekarang ini. Saat ini kami masih dalam proses berberes sedikit demi sedikit. Perhatianku lebih banyak ke dapur, karena niatku setelah pindah nanti adalah masak setiap hari tanpa malas. Tentu perlu dukungan keindahan dapurkan, tak perlu mewah memang, asal sedap aja dipandang mata. Kubilang pada suamiku beberapa bulan lalu "Perabot lain bolehlah nanti-nanti. Tapi yang didapur kudu sekarang-sekarang ya, Yah." *Sambil lirik suami yang cuma senyum-senyum.
            Malam selanjutnya, kami mulai mencari-cari alternatif cooker yang bisa keliatan bersih dan mudah membersihkannya. Kebingungan kami jatuh pada kompor tanam atau freestanding cooker. Kalau kompor tanam, berarti kami harus membuat tempatnya lagi, sedangkan freestanding cooker sudah termasuk oven dan tempat untuk gas agar tidak keliatan kotor tapi harganya lumayan woww. Akhirnya aku bilang pada suami "Kompor gas biasa yang sekarang ini aja dulu, soalnya harganya lumayan juga buat nguras rekening. Asal tempatnya kita buat agak bagus sedikit biar keliatan bersih."
            Tiba-tiba sekira dua bulan lalu, suami menelfonku. "Da, ke toko tekhnik ya. Dua minggu lalu abang pesan freestanding cooker sama slim exhaust hood nya. Udah abang bayar sebahagian, sisanya pas barang udah sampe. Ini barangnya udah sampe kata tokehnya, tapi abang lagi sibuk. Pida aja ya yang kesana, sekalian kasih alamat kita buat diaterin barengnya" Aku girang bukan kepalang, terlebih suami membelinya sendiri untuk mengejutkanku.
            Dengan semangat melebihi sumpah anak muda, aku berangkat ke toko itu dengan anakku. Sampai disana, tak sabar aku ingin lihat bentuknya. Yang pertama kulihat adalah freestanding cooker yang mereknya "DOMO" tipe DG 9408, Lohh kok DOMO? bukan Modena??? Eitss... Domo adalah merk yang dikeluarkan oleh Modena untuk menggapai sasaran ibu-ibu menengah seperti saya ini. Baik kan Modena, selalu memberi solusi dan pilihan sesuai keadaan. Produk-produk DOMO dikeluarkan sebagai pilihan produk untuk harga yang lebih murah. Tapi kualitas dan stylenya tak kalah dengan MODENA, hanya beberapa komposisi dan komponennya yang greatnya diturunkan sedikit. Begitulah seperti yang dijelaskan oleh Iskandar tadjudin selaku branch manager MODENA cabang Medan pada saat launching DOMO Mei 2012 lalu di sini.
            Freestanding cooker merk DOMO yang kami beli ini punya beberapa spesifikasi yang bisa dilihat disini. Kenapa suamiku memilih tipe ini? Karena DG 9408 memiliki 4 tungku (besar, sedang,kecil) yang cocok untuk keluarga kecil seperti kami, bahannya dari stainless, oven, tempat penyimpanan gas, penutup dengan kaca transparan, timer, api atas dan bawah untuk panggangan, juga modelnya yang modern. Barang kedua yang kulihat adalah slim exhaust hood yang juga bermerk DOMO tipe DC 2901. Suamiku memang pernah bilang, karena rumah kami adalah ruko, dan tak banyak jalur keluar masuk udara, maka mau tak mau alat memasak harus menggunakan exhaust hood, agar udara dan asap bekas masakan tak mengumpul diruangan. Suamiku memilih tipe ini karena bahannya yang all stainless. Info detailnya ada disini 
        
            Sebenarnya kedua produk yang kubeli diatas belum kupakai sampai sekarang, karena kami masih belum pindah. Tapi Insya Allah, bulan depan kami sudah berada di tempat yang baru. Menggunakan kompor baru (freestanding cooker) yang keliatan stylist, bersih, mudah dipindahkan, dan ada penutupnya ini. Jadi sehabis memasak, tak perlu khawatir area memasak akan terkena debu lagi setelah dibersihkan. Apalagi freestanding cooker yang kubeli sudah dilengkapi oven, hingga kegiatan membakar ikan dan bikin kue tak lagi merepotkan.
           
Ini dia nih teman memasakku yang baru

                                          

            
            Dan juga exhaust hood nya (blom dipasang sih, baru diambil dari kotaknya, alias fresh from the oven :D)
           

            Sekarang aku tak sabar untuk pindah dan menggunakan peralatan masakku yang baru. Tentu juga aku berterima kasih pada MODENA karena mengeluarkan pilihan produk dan merek sesuai kebutuhan dan kantong. Sesuai dengan visinya Modena Indonesia yang sudah hadir di Indonesia sejak 1981, menunjang gaya hidup modern masyarakat Indonesia dalam 3 lini kategori, yaitu cooking, cleaning & cooling, senantiasa menekankan pada aspek estetika desain, kaya akan fitur yang memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi pengguna (user friendly), menerapkan teknologi terkini serta ramah lingkungan, solusi cerdas dalam menciptakan smart living , menciptakan kualitas hidup yang lebih baik dan direkomendasikan bagi masyarakat Indonesia.
           Kalau ada rejeki lagi, peralatan dapur yang aku idamkan adalah lemari es dari MODENA tipe NIVEO - RF 2565. 



Dengan fitur-fitur yang ditawarkan seperti mini bar, pembuat es batu, ruang khusus untuk buah dan sayur agar tetap segar, pompa dan penyaring air. Serta beberapa fitur program andalannya, seperti: Program lock, magic cool zone, pengunci program ice maker, alarm pintu, pengatur ruang freezer, pengatur ruang refrigerator. Menurut informasi yang kudapat dari websitenya, produk-produk modena lagi banyak yang promo lohhh. Kayak produk ini nih, lagi promo besar-besaran. Bikin ngiler kaaaannnn ^_^

Informasi detil produk MODENA bisa dilihat di sini, sedangkan informasi produk DOMO bisa di lihat di sini. Buat mom mom yang suka masak atau pengen bisa masak bisa juga gabung disini http://www.fb.me/MODENACookingClub. Media soaial modena yang lain: http://www.twitter.com/@MODENAIndonesiahttp://www.pinterest.com/MODENAid,http://www.youtube.com/MODENAIndonesia dan http://www.flickr.com/MODENAIndonesia.

18 komentar:

  1. Waaaaahhh..udah punya produknya ternyata. tambah mantap lah tu mom.
    Good luck ya mom. semoga menang

    BalasHapus
  2. Kak eqy juga chayooo.... kabarain ya klo udah selesai postingannya

    BalasHapus
  3. kereen. pasti jd semangat masaknya

    BalasHapus
  4. Waa,,kompornya keren,,makin betah masak dech ;-) Aku suka dapurnya, bernuansa orange..

    BalasHapus
  5. orange, biar lebih hiudp warnanya :D
    salam kenal Bunda putri Ehara

    BalasHapus
  6. salam BLOGGER dan salam kenal dari blogger asal kota padang, sumatra barat.
    maaf,saya masih Newbie
    yozidahfilputra.blogspot.com

    BalasHapus
  7. Komentar ini telah dihapus oleh administrator blog.

    BalasHapus
  8. Bagus nih buat masukan, soalnya bini lagi ngebet2nya mau ganti kompor gas konvensional ma Modena, soalnya masih ada ruang kosong di dapur bersih, dan ukurannya ngepas ma kompor gas 4 tungku :-)

    Makasih atas ceritanya. Salam kenal.

    Berkunjung juga ya ke blog saya di http://foead-com.blogspot.com/

    BalasHapus
  9. Players will earn a profdit by betting an equal amount of bets placed by the end of the
    formula. If you would like to play baccarat online for reaal money, you.
    Further the birth roots of the so called gambling process hsve come from this beautiful country.


    my homepage ... บาคาร่า

    BalasHapus
  10. Keren..tp msh ngontrak ni..ga mgkin pke modena..pdahl hrganya trjngkau

    BalasHapus
    Balasan
    1. kalau modena harganya lumayan mahal. versi murahnya, seperti yg saya pakai. DOmo by modena

      Hapus
  11. gmn kabar kompor domo?

    awetkah?

    saya sedang bingung, cukup beli domo ato pake modena...
    review dong mbak setelah pake domo 3 tahun gmn.... awet kah?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Maaf baru dibalas mbak. Kebetulan setahun setelah saya posting dan membeli DOMO, suami saya mutasi ke Jakarta. standing kompornya cuma saya pakai selah kurang lebih 1,5 tahun. Domo nya kemudian saya taruh di rumah ortu.
      Tapi, di rumah ortu juga nggak pernah dipakai, berhubung, kompornya ortu juga udah ada beserta exhaust hood nya.

      Hapus
  12. produk menarik dari modena indonesia, btw belum pakai water heater modena juga bu?

    BalasHapus
  13. ya saya juga rencana mau beli type yg sama. tp saya baca di bbrp posting banyak keluhan terutama after sales service. sayangnya mbak tidak pakai terlalu lama jadi agak kurang referensinya nih....

    BalasHapus
  14. Saya bbrp tahun lalu beli kompor domo dh 7201 seharga 850 rb, awal mau pakai saja udah bunyi blub bluk kalo nyalain /matiin kompor.setaun sy anggurin dan ketika tanyaa sevise centre nya saya musti beli burnernya 2 buah seharga 700 rb plus biaya 100 rb jadi total 800rb! bayangin hrga baru 850, biaya part 800! ketawa aja deh..mending beli yg pasti2 saja sis

    BalasHapus
  15. Pake cookkah atau gas Pak?

    BalasHapus