Senin, 07 Februari 2011

Tulisanku di yellow cafe

Si abang sedang ada di medan untuk pelatihan. Jadilah seminggu ini aku menjadi single parent. Berpacu dengan waktu di awal hari. Bangun ketika subuh, yaaa walau hari ini jam subuh lewat dikitlaaah. Gimana nggak telat, jam empat aku dibangunkan sama sepupuku yang jadi operator, katanya koneksi internet bermasalah. Sebagai catatan ada 5 warnet yang memakai koneksi dari WM. Sehingga, kamipun harus stand by. Apalagi kali ini keluarga mawan yang merupakan partner usahaku dan juga tinggal di sebelah sedang cuti pulang kampung. Biasanya ada dua bos teknisi ahli yang diandalkan, dan sekarang hanya ada aku sendiri di sana.
Kelimpungan tentunya, secara notebookku memakai Os linux. Tak tau dimana harus ku cari menu 'run' . Ya gini deh.... Kalo emak-emak sok hi-tech.
Akhirnya aku menyambangi 'g talk' suami yang aku lihat masih available. Eh, tapi koneksi internetnya mati, kok bisa 'g talk' an sihh.
Nah, untungnya aku punya 'galaxy tab' dengat paket internet unlimited. Asik juga, klo ada masalah kerjaan kayak gini, jadi bisa menghemat pulsa. Gak perlu nelpon ke luar kota. Paket internetnyapun murah.
Ditegur sekali, dua kali, tiga kali... Si abang belum bangun. Akhirnya pake cara lawas... Miss call dulu deh.
Bener aja, setelah di miss call, muncul jawaban diujung sana. Dengan di pandu suami, aku ngecek koneksi. Dan baru ku tau bahwa menu "run" di linux itu dinamai "terminal".
Tapi, biarpun dipandu, akhirnya si abang sendiri yang turun tangan untuk ngeliat proxy dan squid dll. Akhirnya, masalahpun terselesaikan. Kenapa nggak dari tadi aja gitu ya dia yang masuk untuk ngeliat masalah koneksinya. Setelah koneksi terselesaikan, aku melanjutkan tidurku sambil berharap semoga aja bangun nya nggak telat.
Ternyata, walau bangun sedikit telat, tapi hamdi tidak telat sekolahnya. Bahkan masih sisa banyak menit. Masih bisa sarapan dengan santai, dan gak perlu ngebut di jalanan. Awal yang baik untuk memulai hari.

Sepulang dari mengantar hamdi, aku dan ahza mampir ke mama cafe untuk sarapan.




Ahza gemar sekali makan lontong dan bubur. Apalagi kalo sambil difoto, makannya makin lahap. Hmmm.. Bocah ini sangat narsis memang.
Setelah acara makan selesai, selalu di setiap tempat ahza tak lupa memberi absen untuk pergi ke kamar mandi, sejelek apapun kamar mandi itu. Ntah kenapa, kurcaci satu ini suka sekali dengan kamar mandi. Kalo ada kamar mandi yang dia suka, dia akan bilang begini:
"Ma, kapan-kapan kita beli kamar mandi kayak gini ya ma."
ya ya... Ah memang suka sekali dengan kamar mandi yang bersih dan ada keramiknya. Soalnya dirumah kami yang tak lain adalah ruko, lantai duanya (tempat kami tinggal) nggak dikeramik sama yang punya toko.
Hmmmm.... Sabar ya nak. Mama sama ayah ngumpulin uang dulu. Trus nanti pasti beliin kamar mandi yang bagus buat ahza.

Sebelum pulang, kami foto-foto dulu di mobil, karna emaknyapun tak kalah narsiz.






sampai dirumah, ahza langsung kusuruh mandi. Dan biasanya ahza mandinya lamaaaa banget. Bisa sampe satu jam gitu.

Inilah salah satu cara ahza mandi yang bikin lama itu



Sambil nungguin ahza mandi, aku beres-beres kamarku. Sangking lamNya ahza mandi, matapun menyerah dan tertidur beberapa saat.

Puas bermain air, ahza kubalut dengan pakaian sekolah yang manis dan jilbab mungilnya.

Inilah ahza disekolah



perjalananku sebenarnya belum berakhir. Karena aku berada di yellow cafe sambil mengetik cerita ini. Dan sekarang sudah tiba waktuku menjemput dua kurcaciku.
Selamat siang semuanya.... Happy monday ;-)



Published with Blogger-droid v1.6.7

Tidak ada komentar:

Posting Komentar