Rabu, 07 Oktober 2009

KELOMPOK BERCERITA UNTUK ANAK



KELOMPOK BERCERITA UNTUK ANAK
Adalah suatu metode pengembangan daya nalar anak dengan membacakan cerita dan dongeng. Kelompok ini akan dibimbing oleh seorang PM TOH atau pembaca cerita dengan gaya bahasa dan gerak tubuh yang menarik untuk anak-anak. Selain itu, PM TOH akan melengkapi cerita dengan beberapa alat bantu seperti boneka tangan atau gambar-gambar yang menarik. Sesi bercerita juga akan diselingi dengan pertanyaan-pertanyaan yang membangun ide anak untuk menjawab. Cerita-cerita yang akan di sampaikan berupa: Sejarah Nabi/Rasul, Sahabat Nabi, Cerita rakyat, Dongeng dari berbagai daerah, dan berbagai cerita anak.
Disni kami juga menyediakan berbagai buku cerita dan komik untuk anak, mulai dari cerita Rasul, Khalifah, dan seri Pendidikan.

Mengapa mendongeng atau membacakan cerita untuk anak itu sangat perlu?
Membacakan cerita untuk anak selama 15 menit saja sama dengan memberikan ribuan nutrisi gizi kepada anak. Manfaat yang diterima anak sangat besar.Bahkan menurut Dani Widyoputranto Editor Penerbit Erlangga, membacakan cerita untuk anak mempunyai 12 manfaat, yaitu:
kemampuan berbahasa meningkat, kemampuan mendengar meningkat, kemampuan berkomunikasi verbal meningkat.
Disamping meningkatkan kemampuan konseptual, kemampuan memecahkan masalah, daya imajinasi dan kreativitas bertambah, EQ (kecerdasan emosi) naik, nilai moral dan wawasan bertambah, pengetahuan ragam budaya bertambah, mendapatkan relaksasi jiwa dan raga dan keakraban emosi antar orangtua dan anak meningkat.

Begitu pula menurut menurut praktisi homeschooling yang juga Ketua Umum Asah Pena (Asosiasi Sekolah Rumah dan Pendidikan Alternatif Indonesia), Seto Mulyadi, bercerita atau membacakan buku cerita untuk anak memiliki banyak manfaat.
”Selain meningkatkan kemampuan konseptual, mendengar, berbahasa, berkomunikasi verbal dan memecahkan masalah. Aktivitas ini juga mampu meningkatkan daya imajinasi dan kreativitas, pengetahuan serta kecerdasan emosial anak”, katanya.

Berangkat dari konsep diatas kami membuka sebuah kelompok bercerita untuk anak, yang terletak di:
WAROENG KOMIK, Jl. T. Nyak Arief. Lr. PBB. Belakang BRI Darussalam.
1 sesi kelompok akan diikuti oleh maksimal 15 anak, dengan durasi selama 1 jam.
Pertemuan akan dilakukan sebanyak 8 kali/bulan.
Sistem pembayaran disesuaikan dengan kondisi keuangan orang tua, karena diberlakukan subsidi silang. Disini kami akan mengundang 4 orang anak kurang mampu dengan bebas pembayaran untuk setiap sesi.


Biaya kelompok bercerita:
1. Uang Pendaftaran = Rp 20.000; Digunakan untuk membeli dan memperbaharui alat-alat bantu bercerita/mendongeng.
2. Biaya perbulan subsidier (8 kali pertemuan) = Rp 50.000; Digunakan untuk gaji PM TOH (pembaca cerita), Sewa tempat, dan pengelola.
3. Biaya Penerima subsidi/ bulan = Rp 0; dengan kata lain ’gratis’. (Undangan)

Tempat Pendaftaran:

WAROENG KOMIK, Jl. T. Nyak Arief. Lr. PBB. Belakang BRI Darussalam. Kode pos 23111
Telp: 0651-7413678

Rabu, 27 Mei 2009

4 Hari Menjadi Juri Blog Competition Bagi Blogger Baru

Berkat bung Fadli, selama 4 hari aku jadi juri lomba blog yang diadakan 'Small kindness' community. Blog yang masuk lumayan banyak. Awalnya sedikit nggak PD, tapi berhubung yang ikut lomba adalah pemula yang bener2 baru mempunyai blog... timbullah rasa percaya diriku. Poin yang paling penting untuk kuambil adalah originalitas posting dan kesesuaian tema. Soal template itu hanya nilai tambah. Yang penting enak diliat dan tidak gelap. Banyak blog yang terlalu berkreasi dengan macam-macam tools, yang ada malah bikin sakit mata dan tidak fokus ngeliat isi postingan.
Dari sekian banyak blog, banyak juga yang cuma copy paste. Sayang sih kalau di pikir-pikir. Blog adalah wadah kita untuk menulis dan menuangkan isi kepala kita.. artikel lain layaknya hanya sebagai sumber pendukung dan bukan bener2 'plokk' sama persis isinya. Itu sama aja dengan plagiat. mungkin beberapa adek2 blogger yang baru belum memahammi betul keindahan dan makna blog sesungguhnya.
Buatku, menulis di blog lebih menyenangkan ketimbang menulis di diary. Paling tidak kita bisa membaginya dengan beberapa teman yang kebetulan blog walking. Alhamdulillah, ketika pengumuman dan pembagian hadiah berlangsung, panitia telah menyampaikan seluruh kriteria penjurian dan alasan masuk 5 besar. Poin yang paling utama dalam blog adalah posting... bagaimana isi dari posting dapat membuat pembaca senang membacanya... dan ukan semata-mata hanya design.
Aku sendiri memulai untuk blogging sejak tahun 2006, dan pertama kali ngeblog di Friendster ( http://blue-imut.blog.friendster.com/ ) waktu masih jaman FS lagi Hot. Kebanyakan tulisan yang aku buat adalah mengenai kurcaci-kurcaciku. Segala tulisan benar-benar berdasarkan pengalamanku pribadi selam mendidik kurcaciku. Selain itu ada juga beberapa postingan tentang puisi, sahabat, atau resensi filem.
ketika kebanyakan orang sudah mulai ngeblog dengan blogspot, akupun beralih ke blogspot pada tahun 2008. Puisi lebih banyak aku tuang disini. Untuk kedepannya, aku ingin sekali mengumpulkan seluruh puisiku dalam satu buah website pribadi dengan nama pribadi tanpa embel-embel blogspot dibelakangnya.. semoga..

Minggu, 24 Mei 2009

Bertahan Ya bu...

Kemaren aku baru ditelpon oleh kakak iparku yang baru melahirkan anak kedua. Alhamdulillah anaknya sudah sepasang. Sebelumnya ia tidak menyusui anak pertama karena air susu tidak keluar. Untuk yang kedua ini kak 'pit' (panggilanku buatnya) lebih semangat buat menyusui. Di telpon Kak pit menceritakan proses menyusuinya yang baru berlangsung 2 minggu. Mulai dari ia merasa air susunya seperti kurang soalnya si bayi suka bangun malam, sedangkan pagi tidur terus... jadi dia mulai memberikan susu bantuan yaitu susu formula. Intinya Kak pit minta pendapatku mengenai masalahnya.
Aku katakan, menurutku semua bayi seperti itu... ketika malam rewel sedangkan pagi tidur terus.. disanalah kemudian beberapa orang tua hampir atau bahkan menyerah dengan memberikan makanan tambahan atau susu formula karena menyangka asupan ASI si bayi tidak mencukupi. Aku katakan mengenai pengalamanku menyusui 2 anakku sampai 2 tahun.. bahkan anak yg kedua ini belum kusapih. “Kak, hamdi sama Ahza dulu juga gitu... setiap malam 15 menit sekali mereka beser alias pipis dan minta 'menyusui'.. Kalo capek.. ya kita memang harus kuat... minimal utk 4 bulan pertama kita tetap harus menyusui sambil duduk. Soal mereka sring bangun malam... buat pida mereka sering bangun malam itulah kesempatan kita menyusui mereka... karena biasanya bayi yang masih dibawah 2 bulan menyusui sebentar2 dan langsung tertidur. Kalo tidak sering-sering kita berikan.. itu yang membuat asupan kurang. Kalau kita merasa air susu kita berkurang... ya kitanya yang nambah makan bukan si bayi yang dikasih lain-lain. Coba bertahan dulu... Mudah2an lama-lama terbiasa.
Kenapa dianjurkan ASI exklusif 6 bulan tamba tambahan susu formula? Karena dari yang pida baca bahwa ada kandungan susu formula yang dapat menghambat lajunya penyerapan tubuh terhadap ASI, intinya ASI yang masuk ketubuh tidak maksimal. Padahal ASI sangat penting untuk perkembangan otak.”
Apalagi menurut Penelitian yang dilakukan Dr Katherine Hobbs Knutson, dari Departemen Psikiatri, Rumah Sakit Umum Massachusetts, Boston, Amerika Serikat, mengungkapkan bahwa ASI secara signifikan mempengaruhi perangai sang anak di masa depan. Studi baru seperti dikutip dari HealthDay News ini menyebutkan, seorang ibu yang mencukupi asupan ASI bayinya tidak pernah melaporkan adanya masalah perilaku dan mental pada anaknya selama lima tahun fase
pertumbuhannya. Namun, ditemukan anak yang cuma disusui selama dua bulan berpotensi berperangai buruk dibanding anak yang ditunjang ASI selama satu tahun.

Insya Allah terbukti Hamdi dan Ahza sama2 anak yang sangat aktive.. mungkin beberapa ibu2 malah menyangka itu 'lasak'.. tapi selama ini mereka tidak mempunyai masalah mental misal:
-Tidak pernah memukul teman
-Mampu mengajak teman bermain
-Tidak takut pada komunitas baru... mampu berkelompok ataupun sendiri..
-Atau masalah mental lain.

Memang harus diakui, kita akan amat sangat capek. Itupun kalau terlalu kita fikirkan... Tapi berusalah untuk kuat demi ASI ke buah hati... karena mereka darah daging kita yang akan kita bentuk menjadi manusia yang baik.
Jadi, ibu-ibu muda bekerja ataupun tidak bekerja... Masa depan kita adalah masa depan anak-anak kita... Apa yang kita ajarkan dikemudian hari semua berawal dari sini.

Malam


Inilah suara setelah keributan ... kesibukan tiada akhir...
Ia adalah suara tanpa nada... yang senyap...
Menyadarkan semua akan batas...
Memberikan ruang pada letih...
memejamkan semua cita-cita dan ambisi...

Inilah suara setelah keributan... kesibukan tiada akhir...
Dimaknai berbeda oleh beberapa kaum...
Bahwa batas tanpa ada batas...
Tetap mengelukan citra dan gemerlap...
tanpa mengetahui eksistensi keberadaannya...

Inilah suara setelah keributan... kesibukan tiada akhir...
Kesempatan meredam pacu jantung yang baru saja terurai
dan tenang mendalami nikmatnya ketika ia datang
dengan kesunyiannya...
dengan iringan angin disela jeritan jangkrik...
dengan kunang-kunang pemberi salam...
dengan adrenalin beberapa pasangan...
Terpejam dalam letih, kantuk, dan hayal...
Inilah nikmatnya... malam...
Selamat malam pada malam.....

12 mei 2009
@ Tempat tidur

Sebuah sandaran

Sebuah sandaran


Di putaran ini ketika batu itu muncul
Begitu kecil... tak sampai melukai..
Tapi ia perlu sebab atas sebuah jawaban...
karena udara butuh sirkulasi
dan mereka tetap harus berputar
menyingkirkan sandungan kecil itu

Ia hanya terdiam..memaknai rangkaian kata
yang begitu saja muncul melabrak tiang - tiang yang ia bangun selama ini
HAmpir saja luruh jika bukan karena sadar akan cinta..
dan atas nama kebaikan.. iya amini..

Tiang-tiang itu masih berdiri ditempatnya
tak sampai runtuh... hanya terdetak oleh kepiawain kata-kata
Tiang-tiang itu masih berdiri ditempatnya
karena komitmen yang ia bangun...
Sebab tiang-tiang itu tak sebanding dengan batu kecil itu...
Amiin....


12 mei 09
@ kasur

Selasa, 19 Mei 2009

Ku menangis dalam Do'a


YA Allah.. Maha pemberi ampun
Izinkanlah kami menerima uraian ampunanmu ya Allah...
karena kami sadar terlalu banyak dosa yang kami anggap benar

Ya Allah Maha penerima amal...
Luruskanlah amal kami, karena terlalu banyak amal kami yang dilingkari riya ya Allah..
Kami sadar akan debu yang mengiringi nafas kami
Kami sadar akan kesombongan atas nama kebaikan kami
Kami sadar akan lidah yang tak bertulang
yang masih tak mampu membatasi obrolan kami
Maka ampunkanlah ya Allah ....

Allaumma Ya Allah...
Kami adalah akar bagi suami kami.. maka berilah kami tanah yang gembur Ya Allah
agar kami kuat menahan beban suami kami, mengalirkan kesuburan kedalam hati dan perasaan suami kami....
Menyamankan pijakan dan langkah suami dalam bekerja

Ya Allah.. Maha Pemberi Tahu...
Bisikkanlah ke dalam pendengaran kami atas langkah kami yang bengkok...
Ketuklah iman kami jika amal tak lagi lurus
Hujani kami dengan air mata hati, akan dosa yang hampir kami lakukan

Ya Allah yang Maha Peneduh
Kami adalah manusia yang sempurna dengan segala hasil karyamu
Tapi kami tak pernah sempurna dalam mengilhami fikiran kami…
Kami selalu terbengkalai memaknai hikmahmu..
Kami selalu lalai mengingat Takdirmu..
Maka Teduhkanlah kami ya Allah
Sejukkan kami jika kenyataan tak lagi sesuai harapan
Sejukkan pula hati suami kami dikala hasil tak memuaskan

Ya Allah yang Maha Suci..
Sucikanlah hati suami kami dalam bekerja…
Hindarkan ia akan rayuan dunia yang dapat merendahkan derajatnya dihadapanMU
Luruskanlah Jalannya dalam berbakti di perusahaan ini
Ridhoi langkahnya dalam segala pekerjaan yang dia lakukan

Ya Allah Tuhan sekalian Hamba…
Hanya ke-hamba an kami yang dapat kami tunjukkan
Begitu miskin dan tipis penghargaan kami atas kebesaranmu
BEgitu kecil dan samar jejak kami di sajadah itu
Namun, berilah kami selalu jalan keluar
Pintu yang terang
Agar kami dapat selalu memegang tali yang tersambung dengan ridhomu

Ya Allah yang Maha Mendengar dikala tak ada lagi orang yang mendengarkan kami
Maka, Dengarkanlah do’a kami….
Amin

19 mei 2009 by Afrida Arfah

Rabu, 29 April 2009

Kesendirian yang membahagiakan

Beberapa waktu lalu aku baru sadar kalau aku itu ternyata cuma punya 1 org famili di Banda aceh. Nah loh... kemane aje bu... kok baru nyadar sekarang??.... yah... gitu deh... saking nyamannya punya keluarga besar Waroeng aku jadi lupa bahwa aku dan sumiku disini adalah perantau dan sendiri... sampai suatu ketika seorang sahabat menanyakan
"Kak fida waktu mati lampu 3 hari kemarennn gimana tuh dirumah.. mana bang catur lagi keluar daerah... ulfah mikir... kasian kalilah kak fida malam-malam gelap sama anak 2... gak ada saudara disini..."
Jreengg.... baru deh aku sadar ... iya yah... ternyata aku emang gak punya famili disini. Kalo dimedan mati lampu... kan enak bisa mandah kerumah ortu buat beberapa hari... klo suami lagi keluar daerah... juga bisa mandah lagi... atau minta temenin sama ortu.... sedapnya yg tinggal dengan keluarga... hhhhh
Emang udah gak berasa sih... soale emang dah biasa pisah... dari jaman SMP udah masuk pesantren trus kuliah.. di jogja... selesai kuliah langsung ikut suami ke lhokseumawe dan ke banda....
Tapi aku masih bisa senang dengan begitu banyak teman yang bisa aku ajak cerita disini. Nanti... ada saatnya aku akan kembali ke medan... kembali kepangkuan mama dan ayah... mengunjungi mama dan ayah selalu... dan mengurus mereka ketika tua..... amiin.

Keinginan untuk punya rumah dimedan juga gede.... ikut dalam acara arisan keluarga besar... ikut acara pernikahan sanak famili atau hajatan apapun.... Klo disini.... sapa yang punya hajatan? semua teman masih muda2. undangan nikah juga sekali-kali... baju pesta cuma dikit... gak pernah di pake pula ^_^....
Tapi gak masalah juga... kita buat pesta sendiri ala anak2 waroeng.... ntar kita buat lagi ya anak-anak....(ciehhh anak2)....
Aku juga punya teman-teman forsikatel... yang punya beberapa kegiatan.... aku patut bersyukur...

Kamis, 02 April 2009

Ceritaku soal masak (2)

Tadinya sih mau tidur... mata udah ngantuk... tapi kok masih gak rela nutup notebook. Suasananya lagi enak nih... hujan dereeesss bangettt, dan emang enak buat tidurrr.
LAgi.. aku akan menyambung ceritaku soal masak tadi. Siapa aku yg berani bicara soal masa???? chef kah aku??? owww tentu bukan... tapi aku suka sekali coba-coba. Kayak tadi ya... aku lagi pengen masak sayur yg pake santan tapi jangan gulai... biar bisa dimakan anakku juga... well kayaknya tertuju ke sayur manis. Jadilah aku ke kedai beli sayur, kelapa pastinya dan lainnya... tunggu dulu.. apa sih yang aku belanjain?? lagi2 sesuai seleraku... sejujurnya aku nggak tau bumbu2 sayur manis... tapi klo dari warnanya sih yang pasti gak mungkin bumbunya di blender.. jadi harus di iris... apa aja??? lagi2 asal... asal suka suka hehehehe... kurajang bawang merah, bawang putih, jahe, cabai hijau trus kumasukin ke santan.. sayur utamanya adalah... hm apa ya namanya.. ahhh lupa namanya... kayaknya sawi putih..... jadilah masakanku... dan lagi-lagi korban pertama adalah suamiku... What did he said?? sebagai suami yg baik pastilah dia bilang enakkk.. (blom percaya).. tapi komentar jujur datang dari Hamdi... 'Ma hamdi tambah... enak kali ya kuahnya'... wah..wah..wah... daku dipuji...

Cerita lain soal masak suka-suka... Pada suatu hari nan indah... aku ingin mengundang kedua adik2 kelas suamiku yg juga sekantor dengannya(Imam dan Brando) untuk makan malam dirumahku. Ow ow.. berani amat bu'?? Ye iyalah... tantangan gitu loh..
Apa rencanaku???? jujur aja sampai dengan ikan dan sayur sudah dibelipun aku blom tau mau masak apa... Ikan yang kubeli adalah ikan sebelah.. yang rasanya katanya enak banget. Untuk ikan aku masak biasa yaitu ikan goreng sambal.... Lalu sayurnya ada tempe, kentang, bayam. giman caranya supaya tiga2 nya masuk dan terhidang. Bayam aku tumis biasa, yang tak biasa adalah sayur kentang dan tempe. Aku pengen kentang dan tempe nya berkuah.. tapi bumbu yang "tak biasa" (kata Alda risma). Aku mulai petualanganku... tempe dan kentang kupotong dadu.. bawang merah dan putih kuiris secukupnya, tomat juga... trus bawang2 ditumis dengan tomat juga... ku masukkan kentang dan tempe sampai setengan masak... kutambah sedikit saus tiram dan minyak wijen, lalu air untuk kuah secukupnya. aku tambah lagi saus tiram dan merica.... kumasak sampai matang... ternyata enak juga... setidaknya begitulah kata si 'Imam' hehehehe
Note: Resep diatas hanya ada di blog ini dan blom terpercaya... hihihihi

Ceritaku soal masak (1)

Setelah sekian bulan gak pake pembantu akhirnya aku bisa juga menyesuaikan diri... dan aku sudah mulai memasak (tadinya beli terus euy). Kenapa nggak dari awal aku masak aja sendiri.. kan lebih hemat?.. ya maunya sih, tapi aku kadang susah mencari waktu buat belanja dan masak... soalnya 2 anakku gak pernah diam (menurutku). Setelah kupikir2 ternyata celah itu ada... dan hanya perlu motivasi yang tinggi untuk melaksanakannya. yup.. sekarang aku udah mulai masak... lumayan pengeluaran buat makan jauh berkurang ketimbang beli diluaran. Malah sekarang aku jadi suka masak.. walau seadanya. Beruntungnya banyak tukang ikan yang lewat... kedai sayur juga dekat. Jadi aku tinggal nunggu tkg ikan aja di warung ujung dekat rumahku, karna kebetulan tiap jam 9 Ahza selalu aku bawa keluar jalan2 sambil say hello ke tetangga.
Mengenai memasak... aku Suka sekali masak SUka-SUka... alias semau gw deh bumbunya dan caranya... yang jadi korban tentulah mereka yang memakan masakanku HAHHAHAHAHA......
******
Duhhh pengen cerita soal masak kok mataku malah ngantuk nih....... uffffffff bobok aja kali ya... ya udah ah daku mo bobok dulu... soal masaknya kusambung lagi esok hari atau esok-esoknya...... :D

Jumat, 13 Maret 2009

Happy birthday Mama

Setiap tiba ultahnya mama, aku selalu lupa. Kalo gak sms ayah yg datang ('hari ini mama ulang tahun, jangan lupa ucapin selamat ultah) atau sms adekku yg di jogja : "Ni, jangan lupa ucapin met ultah ke mama".. yang ngingatin aku, kalo nggak aku pasti keterusan lupa. Kemaren.. yang pertama kali mengingatkan ya ayahku. Aku coba telp kerumah, ternyata mama masih dijalan baru balik dari kisaran. kira-kira 15 menit kemudian baru hp mama bisa dihubungin dan ternyata emang udah sampe dirumah. Suamikulah yang pertama kali menelfon dan ngucapin selamat ulang tahun.. setelahnya aku...
"Halo Assalamu'alakum.. mama...." Sapaku di telpon
"kum salam, fida sehat...?" tanya mama
"Sehat, ulang tahun yang ke berapa nih mama?
"Eh keberapa ya hmm ke limapuluh berapa ya... lupa mama hehehehe"...
wah si mama...umur sendiri dilupain atau sengaja kali ya...
"mama ngapain ke kisaran ampe malem gini?" tanyaku lagi..
"iya nih mama baru pulang dari sana, itu... ngurusin masalah mak once... gini nih ceritanya... bla bla bla bla... kan kasian bla bla bla.... difitnah bla bla bla bla... udah seminggu...... bla bla bla bla... urusannya gak mudah.................bla bla ............ ............... bla bla .........bla..bla ................. .............bla bla ......................... ...........................blablablablabla.......................blabla bla...............
15 menit............ 20 menit............ 30 menit............ 40 menit...... ya gitu masih blom selesai juga urusannya, tapi mak oncenya dah di permudah..."... tiba-tiba.. Pip... hp ku habis batre....
intinya sampe sekarang aku blom ngucapin selamat ulang tahun yang ke entah berapa ke emakku.
Di facebook aku udah ucapin... walaupun mama nggak termasuk IG2M (internet goes to mom), setidaknya adekku yg di rumah kan online terus tiap hari... kali aja dia bacain buat mama hehehehe...

Sekali lagi
Selamat ulang tahun
Selamat ulang tahun
Selamat ulang tahun
*ini sih udah 3 kali*..

"semoga cita-cita yang ingin dicapai tahun ini dan sterusnya terkabulkan, dan kita semua masuk surga...amiiiiiiiiiiin".

Minggu, 01 Maret 2009

Hamdi menanti PS

Sejak pagi jam setengah tujuh, hamdi sudah bangun dan membangunkanku yang masih ngantuk amat amat berat... secara baru tidur jam 3 pagi. Sedangkan suami masih dinas ke daerah.
"Ma.. ma... ini udah pagi?" Tanyanya membangunkanku..
"udah, kenapa nak?
"ma... hamdi tadi malam salah karna Oo' dicelana, jadi hamdi minta maaf lagi ma" Katanya lagi
"Iya, kan tadi malam udah minta maaf nya"... jawabku dan aku tau nih kemana arah pembicaraannya
"Jadi hamdi bolehkan maen PS pagi ini, mama janji kemaren pagi ini kita maen PS. Soalnya hamdi kan udah sebulan gak maen PS"... Katanyanya lembut
"Iya jadi... tapi gak pagi kali kayak gini. Coba Hamdi buka jendela... udah ada toko yang buka blom. PS nya buka jam 10" jawabku
"Sekarang jam 9 ya ma?
Aku tertawa walau masih ngantuk..... caranya bernegosiasi itu loh yang bikin lucu.
"Coba hamdi liat jam di hape mama, jam berapa sekarang?" tanyaku lagi
"Jam 6 lewat 24 ma" jawabnya
"berarti masih lama kan, nanti mama kan jemur pakaian dulu, nyapu dulu, ngepel dulu, trus kita semua mandi.. baru kita ke PS. Sekarang mama mo sholat dulu trus lanjut bobok lagi, mama masih ngantuk".. jawabku sambil bangun terkantuk-kantuk...
setengah jam kemudian.... hamdi manggil lagi "ma... sekarang jam 7"
Ya ampun ternyata dia gak tidur lagi dan rela nungguin aku bangun. Tapi dasarnya aku masih ngantuk berrat.... tidur lagi.
Jam setengah 8 Hamdi manggil lagi "Ma udah jam 7 lewat 30, paginya udah nggak pagi kali kan ma"
"Hamdi... gimana mama mo enak boboknya klo dibangunin terus.... Hamdi bangunin mama jam 8 lewat 15 ya....."
Dan selama itu dia cuma megang-megang Hp liatin jam sambil maenin game hp. Tiba-tiba ada panggilan masuk jam 8. Ternyata dari OP Nurul yang minta dibukain pintu di bawah. Aku langsung bangun. Setelahnya aku gak mungkin tidur lagi.. walau jujur nih masih ngantuk.
"Hamdi sekarang mandi dulu" kataku
Dengan semangat 46 setelah kemerdekaan dia langsung buka baju menuju kamar mandi. Byurrrr... dengan senang hati dia kumandikan (biasanya klo mandi pagi dia nangis dulu, ada aja alasannya... yang mau makan dululah.... atau nonton dulu... atau haus...).
Tak berapa lama, Ahza juga bangun. Sekalian dia juga kumandikan. Sudah rapi 2 anakku dan sudah bermain bersama mereka. Tinggal aku menjemur pakaian yang sudah kucuci tadi malam. Setelahnya aku nyapu... ngepel.... dan beres-beres. Jam 10.30 seluruh kerjaan selesai. Kuajak anak-anakku ke tempat wisata kali ini, yaitu : "PS station" heehehe....
Keliatan dari langkahnya... hamdi gembira sekali.... ceria..... Dia nggak sabar untuk cepat sampai. Langkahnya dipercepat... sebentar berlari... lalu jalan.... lompat-lompat..... senyum-senyum.....
Hari ini memang sudah ditunggu selama sebulan. Ya perjanjian main PS hanya boleh sebulan sekali.
Nggak butuh waktu lama.. dengan jalan kaki paling lama 4 menit udah sampai.
Hamdi langsung masuk mencari tempat... Dan ternyata seluruh tempat sudah penuh. Aku tau dia sedih..tapi dia mau menunggu. Kami pun menunggu giliran. Hamdi dan Ahza menunggu sambil menonton orang yang sedang main. 10 menit kemudian ada yang selesai.... sekarang giliran Hamdi.... Tapi ternyata Game Motor yang biasa dia mainin sedang di pakai yang lain. Hamdipun memilih menunggu game itu dulu... 10 menit berlalu.... tiba-tiba..... JLEK!! LISTRIK PADAM. Dengan terbengong-bengong hamdi ngeliatin orang-orang pada keluar.
"Kenpa ma?" tanyanya
"Mati lampu Nak" kataku sungguh tak tega
Dia sedih.... akupun sedih.... semangatnya... riangnya yang aku liat dari tadi pagi... tiba-tiba luntur karna LISTRIK PADAM. Aku dekati.... ku peluk lagi.
"HAmdi nunggu disini aja ma sampe lampunya idup" Katanya
"mungkin hidupnya lama, kita makan siang aja dulu. nanti kalo udah hidup kita langsung lari-lari kesini, ok". Bujukku
Air matanya keluar... dia menangis. Sebenarnya aku juga hampir menangis. Sedih rasanya liat dia harus kehilangan kegembiraan seperti itu.
Akhirnya dia setuju pulang dulu kerumah. Sampai dirumah dia bertanya kenapa toko kami hidup.
"Karna kita pakai genset" Jawabku
"Tempat PS tadi gak pake genset ya ma?" tanyanya
"Nggak"
"Kenapa nggak ma?"
"Mungkin dia belum beli"
"Ma, kok PLN kayak gitu, suka kali bikin hamdi susah. HAmdi kan mau maen PS"
"Iya ya... sebentar-sebentar mati lampu. Kita tunggu aja ya. Sambil nunggu, hamdi maen-maen dulu sama adek". Jawabku
Penantian yang panjang untuk hamdi, sebentar-sebentar dia bertanya apa lampu sudah hidup. SAmpai-sampai Ahza tertidur. Setelah ahza bangun dan itu adalah 3 jam dari listrik padam...barulah pencerahan datang.
"Hamdi lampunya udah hidup" Panggilku.
"Iyeeeee.... kita maen m PS....... yeeee"
Kami langsung keluar..... Lari-lari seperti yang kujanjikan... Sesampai di rental PS orang-orang sudah banyak yang main, untung ada satu lagi tersisa untuk Hamdi. Bukan kepalang rasanya gembiraku melihat anakku senang. Aku suruh dia main sampai puas untuk membayar kekecewaan dia kemaren sore dan tadi pagi. Satu setengah jam kemudian dia sudah puas bermain PS. Aku langsung menayakan.... "Hamdi senang?"
"senang, ma" jawabnya.
Kemudian aku mengajaknya ke Taman bermain di dekat rumah. Sekarang gilran Ahza ikut gembira. Mereka senang.... mereka senang hari ini.

Malamnya... ditempat tidur aku mengajak hamdi membaca. Hamdi sudah bisa membaca sekarang walau belum cepat. Tak apalah, lagian dia masih 4 tahunan dan bukan membaca dini tujuanku untuknya, melainkan cinta bacaan. Aku dan suamiku sering membacakan buku untuk mereka. berhubung suami lagi dinas keluar daerah, aku sendiri yang mengajak mereka membaca. Ahza tak mau kalah... ketika aku memperhatikan bacaan hamdi... Ahza mencoba mengalihkan perhatianku dengan pura-pura membaca atau menyuruhku mengajarinya membaca juga... lucu sekali anak itu. ngomong ngomong.... Ahza sudah tau beberapa huruf di umurnya yang masih 1 thn 9 bln, seperti A B S Z K P M U F O. Kalau aku tulis huruf itu dia bisa sebutin satu persatu dengan fasih. huruf pertama yang dikenalnya adalah 'Z'.
Kembali lagi dengan mengajak mereka bercerita... setelah hamdi capek membaca bukuku, aku mengajak mereka bercerita. aku tau hamdi sudah ngantuk, tapi dia tetap paksakan untuk ikut interaktif dalam ceritaku Tentang Tuhan, cara berterimakasih, Surga dan neraka, Pahala dan Dosa, kewajiban,...
Dia banyak bertanya... terutama untuk kata-kata yang baru didengarnya..... dan diapun tertidur dengan pertanyaannya.... "Ma, khilaf itu apa??????????..ZZZZZzzzzzzzzzz
hampir bersamaan Ahza juga mulai tertidur menungkik dengan kepala diatas perutku (tadinya posisi mendengarkan aku bercerita) hehehehehe... aku jadi senyum-senyum sendiri liat mereka berdua....

Hukuman si hamdi

Kemaren adalah waktu longgar buat siapa saja penghuni keluargaku, termasuk Hamdi. Berhubung aku lupa kalau kemaren sore udah jadwalnya dia maen PS yang sebulan sekali itu, jadi malamnya aku biarin dia maen Game sekalian belajar jadi operator 'waroeng komik' sampe malem banget.
Sekalian juga aku lagi nungguin operator Proxibit datang. Sesudah jam 10 malam aku ajak dia pulang. tiba-tiba dia bilang "Ma... Hamdi OO' sikit kena celananya"......
.."Lhohhh... tu kan hamdi.." aku mulai meradang.......
Itu tuh kebiasaannya hamdi... kalo udah enak main atau ngapainlah... pasti males ke kamar mandi. Biasanya klo udah basah dikit kena tetesan air kencing baru dia bilang "ma, mau pipis... tapi celananya kena sikit". Setelahnya hukuman berlaku. Memang sudah ada perjanjian antara aku dan hamdi: kalau celana keduluanan basah walau dikit hamdi harus masuk kamar kosong sendiri buat merenung.
malam itu aku bener-bener marah, aku ceramahin panjang lebar...
"Hamdi kok gitu... kan hamdi udah besar.. udah 4,5 tahun.... malulah nak. gara-gara enak maen, oo' sama pipis ditahan-tahan, gak boleh kayak gitu. kan udah sering mama bilang. "... Kataku kesal...
hamdi cuma bisa diam... ngerasa bersalahnya kentara banget.... waktu sampe di atas... aku suruh dia Oo' lagi.... setelah selesai aku cebokin, aku suruh hamdi masuk ke kamar kosong, pintu ditutup. Dia langsung masuk ke kamar, nutup pintu sendiri.
Sesuai perjanjian..... klo celana terkena tetesan walau sedikit hamdi masuk ke ruang disiplin alias kamar kosong dirumahku buat merenung.
Tiba-tiba jlek... Listrik padam.... rumah jadi gelap gulita, termasuk kamar disiplinnya hamdi. hamdi langsung teriakk.."ma, gelap... hamdi takut..."
"itu udah konsekuensi hamdi, salah hamdi sendiri" jawabku
"ma, hukumannya jangan lama-lama... soalnya gelap kali disini"
"Mama gak peduli, hamdi tetap disitu sampe mama bilang boleh keluar"
"ma, nanti ada pencuri masuk gimana? nanti hamdi diculik gimana?"
"Gak ada pencuri... karna ada mama, pokoknya gak ada alasan" kataku lagi
Gak berapa lama dia diam... mungkin dia lagi merenung pikirku. Klo soal tega... Tetap aja berat buatku menghukum anak.. tapi aku memang harus tegas... gak bisa plinplan.
Tiba-tiba dia negosiasi lagi... "ma, disini nggak ada bantal, hamdi mau tidur gimana?"
"Ada, pasti ada. mama kok yang taruh banyak bantal disana. Udah ributnya, klo hamdi masih manggil-manggil lagi dan bikin adek bangun... ntar makin lama hukumannya". Aku tau dia manggil-manggil dan ngajak ngomong cuma buat ngilangin rasa takutnya dengan memastikan mama nya masih ada diluar.
Tak lama dia pun diam..... 5 menit kemudian... aku bawa senter dari Hp ku dan kubuka pintu kamarnya... aku lihat dia sedang tiduran di bantal, ternyata dia sudah menemukan bantal dalam kegelapan. Aku dekati .... "Hamdi, udah yok ikut mama ke kamar." kataku
Dia senyum....
Sampai dikamar dia langsung ke tempat tidurnya. Aku peluk, aku bilang "mama sayaaang kali sama hamdi, hamdi tau kan.."
"iya hamdi juga sayangg kali sama mama"... jawabnya lagi
"nggak mama yang lebih sayaaang kali sama hamdi"... sambutku lagi..
"Hamdi yang lebih lebih lebih sayaaaaang kali kali sama mama" katanya sambil tersenyum...
Kupeluk lagi... kucium-cium kusayang-sayang anakku tersayang sambil aku bisikkan...
"Hamdi ngerti kan kenapa tadi mama hukum?"
"karena hamdi Oo' dicelana" jawabnya..
"Jadi?' tanyaku
"jadi lain kali hamdi gak boleh Oo dicelana lagi, ma" jawabnya
"Kalo masih Oo' dicelana?" tanyaku lagi
"Ya hamdi dihukum lagilah" jawabnya pasti...
"hamdi sayang.... biarpun mama hukum, itu buat kebaikan hamdi ya. Tapi mama tetap sayaaanggg kali sama hamdi" Kataku
Dipeluknya diriku, hmmmm indah hariku karna ada anak-anakku. Semarah apapun aku... mereka tak pernah berkurang sayangnya.
Lalu hamdi tertidur dalam pelukanku....

Sabtu, 03 Januari 2009

Novel without a name

Malam ini jam 8 malam, 2 anakku udah bobok. Suamiku juga gak mau kalah. Tinggallah aku merana sendirian bertemankan laptop kesayangan 'suamiku' (laptopku rada error). Setelah puas Blog walking, dan memberi sedikit komen disana sini, Akhirnya aku sadar...kalau tanganku juga udah gatel pengen nulis di blog kesayanganku ini.
Cerita hari ini akan dimulai dengan judul pertama:
'Sekeluarga menemani Hamdi main PS di PS rental station"
DAri judulnya kebayang gak apa yang telah kami lakukan? ya dengan indahnya aku, suamiku, dan anakku yg kecil mengantarkan Hamdi (sulung) ke PS station dan menemaninya sambil menunggunya diluar, secara gak ada yang namanya orang tua lain yang rela nemenin anaknya main PS, sekeluarga pula. Terang aja, kami jadi bahan 'kebingungan' remaja lain yg lagi maen. Gak cuma remaja yg maen disana, tapi juga banyak anak kuliah. Mungkin yang ada didalam Fikiran mereka "What kind of parent are they?". Dimana orang tua lain justru melarang anak2nya maen PS diluar, eh ini malah ditemenin sekeluarga. yah, sebenarnya aku sendiri gak pengen anakku main PS sering-sering. Tapi kali ini aku kasihan ngeliat dia. Kalo kami udah ngelawati jalan yg ada PS stationnya itu, dia selalu nanya kapan bisa maen PS. Berhubung kemaren aku udah janji bahwa sore ini bakalan ngajak dia maen PS (duh kayak ngajak tamasya aja senangnya dia), ya haruslah ditepati. Dari mulai bangun tidur tadi bolak balik hamdi nanya udah sore atow belom. Sampe-sampe dengan setianya dia rela menunggu suamiku pulang, dan mengikuti acara kami jalan-jalan dulu, baru kemudian dia mengingatkan lagi "Hamdi kan sore ini mau main PS'. Hiks... terenyuh hatiku. wlaupun hari sudah mendung, dan dia takut hujan akan turun, tetep aja dia masih mau nemenin kami jalan-jalan. Akhirnya, kami luluskan permintaannya, Hamdi main PS dengan riangnya. lalu si kecil Ahza nggak ketinggalan berperan sebagai penonton melihat permainan abangnya. "game' yang dipilih hamdi adalah 'Balap Motor'. Lumayan jagolah, dari 20 motor, hamdi bisa dapet urutan ke 8. Apalagi dia cepet terbiasa mengendalikan stick.
KAmi meminta operatornya untuk memutar waktu bermain hamdi hanya 1/2 jam saja. Selama hamdi dan Ahza didalam, aku dan suamiku duduk di depan toko. Ditanganku ada sebuah buku berjudul 'NOVEL WITHOUT A NAME' karya Duong Thu Huong yang bercerita mengenai sebuah kesaksian tentang budaya dan kegigihan rakyat vietnam yang tengah menghadapi keganjilan yang luar biasa. Tadi nya aku bawa itu buku buat dibaca-baca selagi nungguin hamdi maen PS, tapi berhubung ada suami... ya lebih banyak ngobrolnya ketimbang bacanya (cuma 2 lembar hihihi).
1/2 jam telah berlalu... dan anginpun bertiup sepoi-sepoi menyibak daun yang berguguran... halah....
Oke.. back to topic, 1/2 jam udah berlalu tentunya, Ps telah mati dan hamdipun puas... riang gembira. Pulang membawa senyum, dan cerita yang panjaaaaaaaaaaang. wuihhhh bener-bener ceritanya cuma seputar dia balapan motor di dunia game itu.

Judul kedua:
apa ya.. ntar deh disambung lagi.... udah ngantuk
btw, itu judul postingannya gak ada nyambung-nyambungnya deh sama isi postingnya....
Dasar penulis yang aneh